Senin, 25 Januari 2010

Panduan Instalasi LiveUSB Creator pada Fedora 12 Constantine

Ini akan menjadi artikel pembuka untuk artikel yang berhubungan selanjutnya dengan membuat sebuah Linux Live USB berbasis Fedora :) Saat ini, saya sedang mempersiapkan tumbal sebuah flashdisk nganggur. Tapi belum dapat juga :( Saya kira ini tidak akan menjadi masalah bagi para geek, karena sekali lagi, artikel ini saya buat untuk pemula yang ingin tahu tentang Linux dan dasar-dasarnya. Setidaknya, tiap artikel saya tulis adalah hasil eksperimen sendiri di komputer-komputer saya (ubuntu, fedora). Baiklah lanjut saja sebelum ngelantur tidak jelas. Seperti biasa, sama seperti instalasi pada Ubuntu (paket UNetBootin), installah paket tersebut terlebih dahulu :

1. Bukalah terminal dan jalankan sebagai root
2. Ketikkan perintah :

# yum install liveusb-creator

3. Tekan 'Y' untuk mengkonfimasi paket agar terinstall.
4. Tunggu sampai instalasi paket selesai.
5. Setelah paket terinstal, bukalah melalui menu Applications | System Tools | liveusb-creator


6. Jika lewat terminal, ketiikan perintah:

# liveusb-creator



Instalasi Google Chrome di Fedora 12

Ini saya tulis sehubungan dengan error yang sering terjadi pada browser mozilla yang terinstall di Fedora saya. Saya hampir frustasi dengan keadaan itu. Bagaimana tidak?? Setiap saya mengakses mozilla, selalu dimunculkan pesan error, stop script n semacam itulah (maaster linuxer mungkin tahu kenapa ini terjadi, mohon pencerahannya). Kemudian saya berpikir untuk mencari browser alternatif. Saya ingat Chrome. Dan darisanalah saya mencoba menginstallkan Chrome di Fedora saya ini :)

Tanpa berpanjang lebar lagi, saya langsung saja ke inti masalah, yaitu menginstal Chrome di Fedora 12 Constantine. Pertama:

1. Bukalah terminal!
2. Buatlah file berikut ini untuk membuat chromium.repo di dalam direktori /etc/yum.repos.d

# gedit /etc/yum.repos.d/chromium.repo

kemudian tambahkan ini kedalam file tersebut:

[Chromium]
name=Chromium Packages
baseurl=http://spot.fedorapeople.org/chromium/F12 -----> F12 sesuai dengan versi Fedora
enabled=1
gpgcheck=0

Jika sudah, silahkan simpan!

3. Kemudian anda tinggal menginstalkan Chrome dengan perintah:

# yum -y install chromium

4. Tunggu hingga proses download selesai :)

Namun jika muncul pesan security dari SELinux (Chromium anda tidak akan mau terbuka), bukalah System | Administration | SELinux Management kemudian disable pada bagian Status | System Default Enforcing Mode. Semoga sukses :)

Minggu, 24 Januari 2010

Menginstall Paket Samba di Fedora 12

Coba-coba nih dengan distro yang satu ini. Kalau seumpamanya, Direktur Akademik saya membaca artikel ini, mungkin beliau ketawa saja karena beliau itu suhu Linux terutama turunan Red Hat (worship). Saya belajar banyak dari beliau meskipun saya sendiri tentu masih banyak kekurangan. Masih dasar banget ilmunya.
Kali ini agak berbeda dari biasanya. Terutama karena saya memakai Fedora 12 yang biasanya setia dengan Ubuntu. Yap, sperti tagnya, saya akan mencoba mengistal paket Samba ini di komputer Fedora saya.

1. Masuklah terminal dan login sebagai root
2. Installah paket Samba dengan perintah:

# yum -y install samba



3. Setelah instalasi selesai, editlah konfigurasi samba

# gedit /etc/samba/smb.conf


4. Lakukan editing sesuai kebutuhan, kemudian restart service samba

# service smb restart


*Kira-kira untuk opsi pada file konfigurasinya hampir sama dengan Ubuntu. Baca artikel sebelumnya tentang Samba ini.

Kamis, 21 Januari 2010

Mengaktifkan & Mematikan Koneksi Jaringan

Seringkali, kita perlu untuk mengaktifkan atau mematikan jaringan dikomputer karena sebab-sebab tertentu. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Bukalah terminal
2. Untuk mengaktifkan, ketikkan perintah :

$ sudo ifconfig eth0 up

3. Sementara untuk mematikan, kita menggunakan perintah :

$ sudo ifconfig eth0 down

Konfigurasi TCP/IP Mesin Linux

TCP/IP merupakan sekumpulan protokol yang didukung oleh Ubuntu untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada jaringan komputer dimana masing-masing protokol memiliki tanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data.

Konfigurasi Melalui CLI

Melalui terminal (Command Line Interfaces),kita dapat dengan cepat melakukan konfigurasi jaringan kita. Intinya, file konfigurasi yang kita edit adalah file di direktori /etc/network/interfaces. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Klik menu Application | Accesories | Terminal


2. Lalu dijendela terminal, masukkan perintah pico (atau text editor lainnya) yang ditujukan ke direktori /etc/network/interfaces atas seijin root.

# pico /etc/network/interfaces

3. Tambahkan baris konfigurasi ethernet seperti dibawah ini (saya sesuaikan dengan keadaan di lab PoltekG2/LPBA) :

auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.2.182
network 192.168.2.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.2.255
gateway 192.168.2.254

*IP sesuaikan dengan keadaan jaringan anda.


4. Kemudian simpan dan restart dengan perintah:

# /etc/init.d/networking restart


Selain dengan mengedit file diatas, kita juga dapat melakukan konfigurasi TCP/IP menggunakan perintah ifconfig & route. Perintah ifconfig selain untuk mengecek alamat IP address kita, dapat juga digunakan untuk mengubah IP address itu sendiri. Perintahnya adalah: (sesuai dengan keadaan di kampus PoltekG2/LPBA)

# sudo ifconfig eth0 192.168.2.189 netmask 255.255.255.0

Sedangkan untuk route, anda bisa menambahkan default gateway. Perintahnya:

# sudo route add default gw 192.168.2.254 netmask 255.255.255.0


Untuk melihat routing tabel yang telah anda buat, gunakan perintah:

route -n

Sedangkan untuk menghapus gateway yang telah dibuat sebelumnya, gunakan perintah:

route del -net (IP gateway)

Konfigurasi Melalui GUI

Adapun jika ingin mengkonfigurasi dengan tampilan grafis, caranya:

1. Klik menu System | Preferences | Network Connections

2. Selanjutnya, di jendela Network Connection, pilih dan klik tab Wired. Setelah itu, klik tombol Add
3. Kemudian, pilih Auto eth0
4. Klik tab IPv4 Settings, kemudian pada bagian Method, ubahlah sesuai setting yang ingin dipakai (DHCP atau Manual/Statis)



Senin, 18 Januari 2010

Browsing Dengan Terminal???

Hmmmnn mungkin agak nyeleneh ya dari pakem ke-Windows-an hahaha. Tapi lagi-lagi ini adalah aplikasi yang berjalan di Linux tertutama Ubuntu. Okey, sebelumnya mungkin sudah ada yang pernah browsing lewat terminal, tapi mungkin saja ada yang belum.

Jadi, linux semacam trendsetter dalam hal sistem operasi karena memungkinkan sesuatu yang hampir mustahil. Contohnya ya browsing lewat terminal. Langsung saja, kita siapkan terminal/konsole, kemudian:

1. Installah paket elinks

#sudo apt-get install elinks



2. Tunggu dan ikuti petunjuk sampai instalasi selesai.
3. Kemudian tes, dengan mengetikkan url dari sebuah website. contoh:

#elinks www.google.com

Hasilnya akan seperti ini:



Untuk kelebihan dan kekurangannya silahkan coba sendiri :D

Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx Alpha 2 Release

Hmnn.. akhirnya, Ubuntu 10.04 Sebentar lagi dirilis. Cepat sekali ya?? Padahal Euforia Karmic Koala masih segar diingatan. Eits, ini bukan final release yah.. ini Alpha 2 Release. Jadi masih dalam tahap pengembangan dari tim developer Ubuntu.

Kemarin malam, Senin 18 Januari 2010 saya iseng menengok kembali Distrowatch. Wow dan ternyata, alpha release dari Ubuntu sudah nongol disana. Tanpa ba-bi-bu lagi, langsung saja saya buka terminal dan menjalankan axel (salah satu download manager favorit saya). Untuk yang tertarik dengan alpha release ini, silahkan diunduh saja disini untuk mesin 32 bit dan disini untuk mesin AMD64 (64 bit).

Berikut kutipan dari Distrowatch tentang Ubuntu Lucid ini:

Steve Langasek has announced the availability of the second alpha release of Ubuntu 10.04, code name "Lucid Lynx": "Welcome to Lucid Lynx Alpha 2, which will in time become Ubuntu 10.04 LTS. New features: updated packages, Linux kernel 2.6.32, KDE 4.4 RC1; full removal of the HAL package, making Ubuntu faster to boot and faster to resume from suspend; Likewise Open package, which provides Active Directory authentication and server support for Linux, has been updated to version 5.4; improved support for NVIDIA proprietary graphics drivers; new features for Ubuntu Enterprise Cloud...."

Hmnn dan ternyata setelah saya coba di VirtualBox kebanggaan saya, ternyata memang waktu bootingnya jauh lebih cepat. Untuk tampilan, baik dari theme masih sama dengan Karmic Koala. Sejauh ini, saya masih belum menemukan perbedaan mencolok dengan versi sebelumnya. Berikut skrinsutnya: